Hai, apakabar?
Lebih dari setahun seperti tidak bernyawa ya? maaf
Terlalu banyak roller coaster di hidupku sampai tak sempat menengokmu. Bahkan untuk sekedar cerita tentang diriku saja sama sekali tidak sempat, apalagi menanyakan keadaanmu.
Jangan bosen ya kalo aku kadang mampir kadang juga lupa, bahkan mungkin dalam waktu yang lama seperti saat ini, setahun lebih tidak mencarimu. Maklumin aja karna sampai sekarang aku masih labil.
Doakan semuanya lancar, sehat jasmani dan rohani, diberikan rejeki yang barokah.
Doakan juga biar semakin kuat fisik, mental dan semuanya.
Ragaku tangguh
Tulangku kokoh
Mentalku baja
Hatiku kebal
Aku sekuat itu
Nanti
Kalo capek
Istirahat bentar ya :)
Aku susah susah untuk nyembuhin diri, pulang ke rumah.
Tapi ternyata banyak triggernya juga.
Pertengkaran keluarga juga salah satunya.
Aku semakin takut untuk menjalani rumah tangga. Semakin takut kalau aku akan memiliki sifat yang kurang baik, semakin takut aku tidak bisa mendidik anak anakku kelak. Emosi yang sering meledak sampai gak terkontrol.
Jangankan untuk menikah, untuk menjalin hubungan atau komitmen aja aku ngerasa gak layak.
Aku takut jika mereka tidak bisa menerima keluargaku dengan segala kebiasaannya. Aku takut mereka tidak bisa menerimaku dengan segala bentuk luka yang ada pada diriku.
Aku gak se worth it itu, dan sepertinya memang cukup aku sendiri yang aku butuhkan. Mungkin untuk selamanya
Jika bukan aku orangnya, aku tak akan memaksa.
Jika bukan aku tujuannya, aku tak berhak mengubah rute nya
Jika bukan aku mimpinya, aku tak akan mengusik hidupnya.
Semoga selalu bahagia, meski tanpa saling, meski masing-masing.
Yaa seperti judulnya, aku sangat merasa bersyukur atas segala yang aku dapatkan selama ini.
Terutama orang-orang disekelilingku yang
Allah beri kesempatan untuk bertemu denganku
Baik sebentar maupun lama
Baik akrab maupun tidak
Bukti kalau Allah sangat sayang kepadaku
Meski tak selalu dibuat tertawa, aku sangat bersyukur bisa menyerap banyak rasa dalam hatiku.
Ditegur dengan ketukan lembut
Agar bisa menyadari kesalahan
Diberikan rasa syukur tanpa disanjung
Agar bisa menyadari datangnya semua hal yang baik dengan sendirinya
Diberikan ramuan tanpa obat keras
Agar bisa menyembuhkan diri secara perlahan tanpa bekas
Semoga diri ini menjadi lebih baik lagi.
Lebih lebih baik dari sebelumnya.
Banyak hal yang harus dinikmati dengan syukur. Baik kekurangan maupun kelebihan.
Boleh kuceritakan
Bahwa aku sedang mencari tujuan
Meski aku belum menemukan cara untuk menyelesaikannya
Dan segala urusan yang ada didalamnya
Boleh kau ceritakan
Bagaimana kau melewatinya?
Aku sedang berusaha
Tanpa arah
Boleh kau jelaskan rute menuju kesana?
Aku tak takut tersesat
Hanya saja
Aku takut takkan pernah sampai
