Bagaimana

By tea shirt - Monday, November 06, 2017

Sepertinya langit akan tetap berwarna putih kebiruan atau hitam keabu-abuan
Begitupun dengan hati
menjadi senang, sedih kadang bercampuran.

Bagaimanapun bukan kehendakku menyeimbangkan ini.
Namun tak tau apa yang terjadi, seharusnya aku bisa mengendalikannya.

Mengendalikan rasa yang tumbuh, meskipun silih berganti
Amarah serta rindu menjadi satu
Saat aku selalu tau keadaanmu

Inginku tak bisa mengetahui keberadaan, keadaan, kegiatan mu
Namun lagi lagi, pikiranku selalu tertuju untuk itu.

Ya, aku lemah, aku tak sekuat itu menjaga perasaan
meski terpendam, meski menyakitkan

Tadi malam kamu datang kembali, membuat luka yang mulai memudar tergores lagi
dan rasa canggung beradaptasi kembali
Seharusnya kutekadkan niat untuk benar benar melupakan
namun saat itu juga, tanganku gemetar.

Sebenarnya aku tak tau apa yang kurasakan,
padahal bisa saja kamu akan pergi untuk kesekian kali
Tanpa kabar, tanpa jejak, tanpa pamit, tanpa bicara
Dan saat itu sudah kusiapkan hati ini untuk merelakan
Lagi dan lagi

Seharusnya aku tau, jika kamu tak akan benar benar menetap disini
Aku hanya tempat singgah
Seharusnya aku juga tau, kamu yang kembali nantinya akan pergi, meskipun suatu saat mungkin akan kembali lagi.
Tapi bukankah saat itu hati berubah kembali

  • Share:

You Might Also Like

0 comments