Hanya Mundur
Beberapa waktu belakangan ada yg sedang saya pikirkan. Bahkan bisa dibilang sudah berbulan-bulan.
"Apakah saya harus menyerah?"
"Apakah saya harus berhenti?"
Kejadian yg serupa beberapa kali datang, dan pikiran saya masih tentang menyerah dan berhenti.
Sempat juga berpikir kenapa terlalu perasa dan terlalu pemikir. Padahal itu bukan diri saya yg sesungguhnya.
Saya cuek. Sangat
Tapi kejadian ini membuat diri saya sedikit berubah. Atau bahkan memang berubah.
Bukan karena orang lain yg menilai, tapi diri saya sendiri yg merasa "ini bukan saya".
Memakai beberapa topeng yg entah sejak kapan terbentuk. Cukup disayangkan jika terus berlanjut dalam waktu lama.
Malam ini, kejadian itu terjadi lagi. Saya merasa sudah saatnya untuk mundur. Bukan untuk menyerah dan berhenti.
Hanya mundur.
Dan saat ini saya bertekad untuk lebih menghargai diri sendiri, lebih tau diri, lebih menjadi diri sendiri.
Ditemani lagu Banda Neira - Langit dan Laut. Jujur pengen ngomong banyak, tapi gak bisa. Karena terlalu menyesakkan.
Jangan terlalu percaya, terlalu bergantung, terlalu berharap kepada yg bukan Tuhan.

0 comments