Ketakutan

By tea shirt - Tuesday, July 30, 2019


Rasa takut itu wajar bagi semua makhluk. Rasa takut tentang segala hal, rasa takut yg terus menghantui diri sendiri. Rasa takut bisa berasal dari manapun, entah trauma, depresi dan lain-lain.

Saya bukan psikolog, tapi setidaknya saya bisa menganalisa apa yg terjadi pada diri saya sendiri, meskipun analisisnya tidak sempurna.

Saat ini saya sedang mengalami sesi ini.
Dimana ada rasa ketakutan dalam diri saya. Beberapa waktu belakangan semakin bertambah.

Tapi saya rasa, saya sedang berada di posisi yg mungkin bisa dikatakan tidak normal. Ya memang tidak normal.

Saya mudah suka dengan segala hal, baik barang atau orang-orang. Saya mudah suka dengan orang-orang yg bisa support atau menjadi teman.

Harusnya mudah bagi saya untuk tetap menikmati kelebihan saya satu ini.
Tapi nyatanya saya merasa semakin terpojok oleh asumsi sendiri.

Yaitu asumsi bahwa saya takut kehilangan.
Lebih tepatnya kehilangan orang-orang disekitar saya.

Tapi mungkin saya harus akui, saya merasa sudah tidak normal. Saya dalam masa yang tidak bisa mempercayakan diri sendiri.

Dan berujung pada diri saya saat ini yang merasa belum menemukan kepingan puzzle yang entah apa itu saya sendiri tidak tau.

Asumsi paling menyeramkan yg saya alami saat ini adalah saya takut kehilangan seseorang. 

Memang benar semua yang ada di dunia ini hanya titipan, yg pada masanya nanti akan diambil kembali.

Itu sebabnya saya takut jatuh cinta, dan takut untuk menjalin hubungan.
Karena pada dasarnya, saya takut untuk "kehilangan".

  • Share:

You Might Also Like

0 comments